Perhutani KPH Purwakarta Perkuat Sinergi Penanggulangan Karhutla Melalui FGD bersama Stakeholder

Sosial Tanggal: 2026 - 06 - 8 53 views Penulis: Dava Aditya Nugraha
Perhutani KPH Purwakarta Perkuat Sinergi Penanggulangan Karhutla Melalui FGD bersama Stakeholder
PURWAKARTA, PERHUTANI (08/06/2026) │ Dalam upaya memperkuat penanggulangan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah instansi terkait di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor KPH Purwakarta pada Sabtu (06/06).

FGD ini menjadi forum koordinasi dan diskusi untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

Kegiatan dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Purwakarta Toto Herman Permana, Wakil Administratur KPH Purwakarta Mulyana Kurniawan, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta Kaliswara Nurdjaman, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta Heryadi Erlan Wibisana Djuhayat, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Administratur KPH Purwakarta, Deden Yogi Nugraha, melalui Wakil Administratur KPH Purwakarta Mulyana Kurniawan menyampaikan bahwa Perhutani telah melaksanakan berbagai langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, di antaranya melalui patroli preemtif dan preventif serta pembangunan pos pemantauan karhutla di wilayah rawan.

“Perhutani secara konsisten melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari sosialisasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat, pelaksanaan patroli rutin, hingga pembangunan pos pemantauan kebakaran hutan dan lahan. Kami berkomitmen untuk selalu siaga dalam mengantisipasi potensi karhutla di wilayah kerja KPH Purwakarta,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan Wibisana Djuhayat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan FGD penyusunan rencana kontingensi penanganan bencana merupakan langkah penting dalam membangun koordinasi dan menyusun strategi bersama menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak sekaligus menyusun langkah-langkah yang dapat dijadikan acuan dalam penanganan bencana secara terpadu.

“FGD ini merupakan upaya bersama untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanggulangan bencana. Diharapkan hasil diskusi dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Purwakarta melalui Kasat Binmas Polres Purwakarta Toto Herman Permana menegaskan bahwa kegiatan FGD juga bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kemampuan personel Polisi Kehutanan (Polhut) dalam menjalankan tugas pencegahan kerusakan maupun kebakaran kawasan hutan, khususnya di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Ia menambahkan bahwa dukungan, sinergi, dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan Polisi Kehutanan, sangat diperlukan untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini, melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat, serta membangun koordinasi yang efektif dengan aparat kepolisian dalam upaya penanggulangan karhutla. (Kom-PHT/PWK/FYK)