Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur menghadiri kegiatan penyaluran bantuan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada para relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Rabu (02/09).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Cianjur, Kepala Balai TNGGP yang diwakili Kepala Bidang Teknis Agus Yulianto, serta Administratur Perhutani KPH Cianjur Herdy Indriawan beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat menyerahkan bantuan melalui rekening Bank BJB kepada sekitar 400 relawan dan warga masyarakat sekitar TNGGP yang turut berperan dalam penanganan karhutla.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para relawan serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam penanganan karhutla di kawasan TNGGP beberapa waktu lalu.
“Saya titipkan amanat penting agar kita bersama-sama menjaga hutan dan tidak menebang pohon yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia. Saya juga mengingatkan kembali larangan pendakian gunung maupun kawasan hutan di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk TNGGP, selama musim kemarau untuk mencegah terjadinya karhutla,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Cianjur.
“Terima kasih atas pengorbanan tenaga, waktu, dan materi yang telah dicurahkan dalam pemadaman kebakaran hutan. Semoga Allah SWT memberikan balasan atas segala upaya para relawan dalam menjaga kelestarian hutan kita,” ungkapnya.
Administratur KPH Cianjur Herdy Indriawan menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Jawa Barat kepada para relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla.
“Kehadiran Forkopimda dalam kegiatan ini menunjukkan soliditas dan sinergi dalam menjaga kawasan hutan. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi masyarakat dan para relawan. Perhutani akan terus memperkuat sinergi melalui patroli bersama dan pengawasan, khususnya pada wilayah yang rawan karhutla selama musim kemarau,” pungkasnya.